“Dia yang mencintai pekerjaannya tidak pernah merasa bekerja” - Jim Stovall

“Satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan yang hebat adalah dengan mencintai apa yang kamu kerjakan” – Steve Job

“Hidup adalah petualangan yang berani atau tidak sama sekali. Kenyamanan tidak ada di dunia nyata, ataupun tidak semua anak-anak manusia mengalami sepenuhnya hal ini. Menghindari bahaya kadang tidaklah lebih aman dalam jangka waktu panjang daripada menghadapinya” - Hellen Keller


Pekerjaan bukanlah hukuman Tuhan bagi Manusia

 

Rick Warren, pastor dari Gereja Saddleback di Lake Forest, California memberikan enam  seri seminar tentang topik “berbisnis dengan Tuhan” dan menjelaskan hal yang berbeda dengan apa yang dipercayai orang-orang, Adam dan Hawa bekerja di taman Eden dan orang-orang Kristen nanti juga akan bekerja di Surga.

 

"Beberapa orang berpikir bahwa bekerja adalah hukuman dari Tuhan. Itu tidak benar… karena ada pekerjaan yang harus dilakukan Adam dan Hawa di surga” kata Warren.

Dia melanjutkan,”manusia jatuh dalam dosa, sebenarnya hanya membuat bekerja menjadi lebih sulit.. tapi bekerja itu sendiri merupakan berkat, dan itu merupakan bagian dari manusia. Di Surga, atau bahkan Taman Eden, Allah mempunyai pekerjaan yang harus dilakukan umatnya. Kamu tidak berada di bumi untuk tidak melakukan apa-apa.. Tuhan mempunyai sebuah rencana, tujuan hidup, pekerjaan hidup yang harus kamu lakukan. "

 

Pekerjaan yang nantinya akan dilakukan di surga, katanya, tidaklah berat atau berlebihan – tidak akan ada lagi kata “bos-bos yang jahat” atau “masalah-masalah yang tidak terselesaikan” – tetapi bekerja adalah sesuatu yang Tuhan perlengkapi dalam diri manusia dan akan terus berkelanjutan sampai masa kekekalan.

 

Menurut data statistik yang disediakan oleh Warren, seorang biasa pada umumnya akan menghabiskan 40% waktunya (atau 150.000 jam) untuk bekerja. Ada enam alasan dasar mengapa kita bekerja di bumi, katanya, dan yang paling penting dari semuanya ini adalah bekerja untuk membangun kerajaan Tuhan.

 

"Dalam ekonomi dunia hari ini, misionaris-misionaris baru adalah pengusaha pria dan pengusaha wanita,“ kata Warren. Banyak Negara-negara sekarang ini yang menutup pintu untuk pendeta dan misionaris Kristen, katanya menjelaskan, tapi terbuka untuk para pebisnis ini.  

 

Beberapa waktu lalu, Rick Warren bertemu dengan Erich Stamminger, yang pada saat itu adalah presiden dan CEO dari Adidas. Stamminger telah membaca buku Rick Warren yang terkenal, The Purpose Driven Life, menjadi orang Kristen dan menanyakan Warren apakah dia harus meninggalkan posisinya sebagai pemimpin perusahaan untuk melayani menjadi seorang pendeta.

 

Warren menegaskan Stamminger supaya berada tetapi di posisinya dan mempergunakan pengaruh yang dia punyai untuk membawa orang lain kepada Kristus. Warren mengatakan padanya untuk berdoa bagi anggota eksekutif pemimpin perusahaan yang belum menjadi orang Kristen dengan para pemimpin yang sudah menjadi orang Kristen lainnya. Dia juga meminta ia untuk memelihara 25.000 pegawainya, dan menjadi teman-teman bagi artis-artis yang menjadi bintang iklan perusahaannya. Stamminger masih bekerja sebagai pimpinan perusahaan itu sampai sekarang.

 

Sebagai tambahan untuk bekerja membangun kerajaan Tuhan, orang-orang Kristen juga harus bekerja supaya mereka bisa memberikan persembahan/sumbangan, mereka bisa membangun kesaksian yang kuat lewat kualitas kerja mereka, Tuhan bisa membangun karakter mereka, mereka dapat mengekspresikan bakat mereka dan mereka juga dapat memenuhi kebutuhan mereka sendiri dan keluarga mereka.

 

"Tuhan tidak menginginkanmu untuk menjadi lintah. Tuhan tidak ingin kamu menjadi parasit. Tuhan tidak ingin kamu bergantung pada orang lain kecuali jika kamu tidak bisa bekerja.” Kata Warren. Alkitab mengatakan orang Kristen yang tubuhnya sehat/mampu harus bekerja untuk menolong diri mereka sendiri dan keluarga mereka, katanya.

Bahkan orang-orang yang sudah makmur dan tidak perlu bekerja lagi, harus tetap melanjutkan pekerjaan mereka.

 

"Bagaimana jika saya sampai kepada tahap dimana semua kebutuhan dasar saya tercukupi,… bisakah saya berhenti bekerja? Jawabannya adalah tidak, karena Tuhan tidak menempatkanmu dibumi untuk tidak melakukan apa-apa dengan hidupmu, atau hanya hidup untuk memuaskan kesenanganmu sendiri. Kamu harus mencari pekerjaan yang mengungkapkan siapa dirimu dan yang kamu senang melakukannya sehingga kamu tetap memberikan kontribusi. Jika kamu hidup, kamu bisa memberikan kontribusi yang baik pada dunia ini,” katanya.

 

Warren berkata, dirinya dan istrinya, Kay, memberikan 91 persen dari apa yang mereka peroleh. Kesuksesan besar The Purpose Driven Life bisa mencukupi pasangan itu untuk bebas secara finansial sejak 10 tahun yang lalu, dan semenjak itu Warren bekerja sebagai pendeta volunteer atau tidak digaji.

 

"Saya bisa pergi dan membeli sebuah pulau, lalu kemudian pensiun, dan meminta orang-orang untuk melayani saya dan menyediakan es teh dengan payung kecil diujung gelas, selama hidup saya. Tapi jika kamu menulis sebuah buku dan kalimat pertamanya adalah, ‘ini bukan tentang dirimu,’ maka kamu akan berpikir bahwa uang itu bukan untukmu,” katanya.

 

Oleh Jeff Schapiro, reporter kristen

 

Diterjemahkan dari :

http://www.christianpost.com/news/rick-warren-work-is-not-gods-punishment-for-man-83338