Iman Biji Sesawi

"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya" - Markus 11:23

"Ia berkata kepada mereka : Karena kamu kurang percaya. Sebab aku berkata kepadamu : sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata pada gunung ini : Pindah dari tempat ini kesana, maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu" - Matius 17 : 20

"Tuhan mendapatkan prajurit-prajurit terbaik-Nya dari gunung kesusahan." - Spurgeon

"Jika kamu ingin meragukan sesuatu, ragulah terhadap keraguanmu. Jangan meragukan Firman Tuhan. Jangan meragukan Imanmu. Ragulah terhadap keraguanmu dan percayalah pada kepercayaanmu" - F.F Bosworth

PERTANDINGAN IMAN YANG BENAR

 

 

Bukanlah suatu hal yang mudah di dunia ini untuk hidup dalam kehidupan yang beriman. Ada pertandingan yang harus dilakukan. Alkitab secara lugas berkata, “ bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar…” (1 Tim 6:12).

Saya rasa beberapa orang membaca kata pertama, “bertanding,” lalu berhenti disana, dan mulai bertanding. Beberapa orang mungkin berpikir, “ bertanding dengan gereja lain dan sesama Kristen.”

 

Saya telah melihat beberapa pengkhotbah melepas jaket mereka, melepas dasi, menggulung lengan mereka dan berkata, “saya akan melawan iblis.” Saya mengatakan kepada diri saya sendiri saat melihat itu semua : mereka bukan tandingan untuk iblis. Kenapa mereka ingin melawannya? Yesus sudah mengalahkan iblis.

 

Saya juga pernah melihat mereka melakukan hal yang sama dan mengatakan, “saya akan bertarung melawan dosa.” Sekali lagi saya berpikir, Kenapa mereka ingin melakukan hal itu? Yesus sudah mengalahkan dosa.

 

Yesus sudah mengalahkan dosa dengan mengorbankan diriNya (Ibrani 9:26). Tidak ada masalah dosa – yang ada hanya masalah pendosa. Bawalah pendosa kepada Yesus dan Ia akan menyembuhkannya. Yesus sudah menyembuhkan masalah dosa.

Kita dulu melihat kampanye iklan-iklan, “bantu mengalahkan penyakit Polio.” Kemudian mereka menemukan vaksin. Jadi sekarang kita tidak pernah melihat iklan-iklan tersebut lagi. Mereka tidak lagi bertarung untuk penyakit Polio lagi, mereka sudah mempunyai obat untuk itu. Kita masih melihat kampanye iklan-iklan meminta bantuan dana untuk membantu melawan penyakit kanker. Mereka belum menemukan obat untuk kanker.

Sangatlah percuma untuk mengalahkan dosa – Yesus adalah obatnya! Jangan mengkhotbahkan dosa – khotbahkan Obatnya!

 

Pertandingan apa yang harusnya kita masuki ? Pertandingan iman yang benar!

Perhatikan kata ‘benar’. Ayat itu tidak mengatakan, “bertandinglah dalam pertandingan iman yang buruk,” atau, “pertandingan iman yang sesat”

 

Cobalah ingat apa yang ditulis di dalam Alkitab ketika Israel keluar dari tanah Mesir dan berada diperbatasan tanah Kanaan. Dari sebuah tempat yang bernama Kadesh-Barnea, mereka mengirim 12 mata-mata untuk memata-matai tanah Kanaan. Alkitab mengatakan 10 dari 12 laporan yang masuk adalah laporan yang busuk (Bilangan 13:32). Laporan mereka adalah laporan keraguan. “Banyak raksasa ditanah itu,” kata mereka, “Kita seperti belalang dalam pandangan mereka. Kita tidak dapat merebut tanah itu.” Alkitab menyebut laporan mereka sebagai laporan busuk. Itu adalah laporan yang penuh keraguan.

 

Dua dari mata-mata, Kaleb dan Yosua, membawa pulang laporan yang baik. Apa laporan mereka yang baik? “Memang raksasa-raksasa itu disana,” kata mereka. Mereka tidak mengabaikan fakta tersebut. “Memang kita ini seperti belalang di mata mereka…. Tetapi!... Allah kita MAMPU untuk menyerahkan mereka kedalam tangan kita! Mari kita kesana dan menguasainya!”

 

Iman selalu mempunya laporan yang baik. Sekarang marilah kita melihat dalam Perjanjian Baru, 1 Timotius 6:12, Bertandinglah dalam pertandingan Iman yang benar…”

 

Kamu harus bertarung untuk mempertahankan laporan yang baik. Sangatlah tidak mudah untuk melakukan hal itu, disaat para raksasa sedang berdiri melihatmu. Dan kau harus mempertahankan laporan yang benar. Satu-satunya hal yang akan membawamu melalui masalah ini adalah dengan mempertahankan laporan yang benar.

 

Bertandinglah dalam pertandingan yang benar!

Iman selalu mempunyai laporan yang benar!

 

Jika kamu mempunyai laporan lain yang kurang baik, maka kamu tidak berada dalam pertandingan iman.

 

“Bagaimana kabarmu?”

 

“Saya bangun pagi ini dengan sakit pinggang. Saya mengatakan pada John sebelum ia berangkat kerja, bahwa saya sudah meminta semua orang untuk berdoa. Saya juga sudah ikut dalam doa penyembuhan Bapak Kenneth Hagin. Saya rasa kesembuhan saya adalah bukan kehendak Tuhan. Yah, kamu tahu bahwa kadang-kadang ada hal yang tidak berhasil.”

 

Ini bukanlah laporan yang benar.

 

Ketika menghadapi kekalahan – ketika iman melemah dan kemenangan sepertinya hilang – bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar! Bertarunglah untuk mempertahankan laporan yang benar. Jangan katakan kepada orang-orang apa yang kamu rasakan. Jangan katakan kepada orang-orang mengenai sakit penyakitmu.

“Bagaimana kabarmu?” mungkin orang-orang bertanya.

 

Jawablah dengan laporan yang benar, “Puji Tuhan, Tuhan ada di pihak kami. Dia yang berada didalamku lebih besar daripada dia yang didunia ini. Yesus mengambil kelemahanku dan menanggung segala penyakitku.”

 

Masuklah dalam pertandingan yang benar. Bertandinglah dalam pertandingan yang benar. Kamu harus berusaha untuk mempertahankan laporan yang baik saat menghadapi keadaan yang sangat sulit.

 

Kenneth E Hagin, "what to do when faith seem weak and victory lost'