Kebutuhan dasar Suami

Advertising






Advertising






"Berhentilah berharap suamimu berbeda dengan apa adanya dirinya. Jika kalian berdua sama persis, salah seorang akan menjadi tidak penting"

Salah satu kunci untuk pernikahan yang berbahagia adalah dengan memenuhi kebutuhan suami kita. Jangan menunggu suami untuk memenuhi kebutuhan kita, melainkan penuhilah kebutuhan suami kita terlebih dulu. Jika kita fokus untuk memenuhi kebutuhan orang lain, kebutuhan kita biasanya akan terpenuhi juga. Karena orang yang kebutuhannya sudah terpenuhi bebas berkonsentrasi untuk memenuhi kebutuhan orang lain.


Apa sih kebutuhan dasar dari seorang suami ?


Kebutuhan dasar pertama seorang suami adalah kepuasan hubungan intim. Laki-laki didorong oleh kebutuhan ini. Dorongan ini diberikan oleh Allah dan begitu menonjol pada laki-laki karena ia adalah leluhur dari keluarga manusia, ia membawa benih ini. 


Kebutuhan paling dasar kedua dari suami adalah persahabatan yang bersifat rekreasi. Seorang suami memerlukan istri dalam hidupnya untuk terlibat didalam rekreasinya. Kebanyakan istri tidak mengenali pentingnya kebutuhan ini di dalam kehidupan suami. Cari tahu apa yang ia suka kerjakan dan bergabunglah di dalamnya. Walaupun anda sendiri tidak menyukainya, setidaknya perlihatkan cukup minat untuk memintanya mengajarkan kepada anda. Jika ia suka olahraga, tontonlah pertandingan bersamanya. Jika ia suka lari pagi, ikutlah lari pagi bersamanya. Ingatlah, kuncinya adalah memenuhi kebutuhannya, bukan kebutuhan anda


Kebutuhan dasar ketiga dari seorang suami dalam suatu hubungan adalah istri yang menarik. Ini karena laki-laki melihat secara visual; itulah cara mereka dibangun. Menjadi “menarik” jauh melampaui pendapat subyektif yang mendasar mengenai kecantikan. Seorang istri yang menarik adalah istri yang mengurus dirinya sendiri dan berusaha mengatur rambutnya dengan menarik dan membawa diri dengan gaya sedemikian rupa untuk menarik suaminya, Ia meningkatkan aspek-aspek dirinya yang dulu pernah memikat suaminya itu.


Kebutuhan dasar keempat seorang suami adalah dukungan keluarga. Seorang suami memerlukan tempat berteduh, perlindungan yang aman di mana ia dapat pulang pada penghujung hari dan menemukan kedamaian serta ketenangan. Singkatnya, ia memerlukan lingkungan rumah yang mendukung. Laki-laki disiapkan oleh Allah untuk menjadi pencari nafkah bagi rumah tangganya. Ingatlah bahwa laki-laki adalah pemberi. Ketika laki-laki pergi keluar dan berjuang sepanjang hari untuk menopang keluarganya, hal terakhir yang ia butuhkan adalah pulang ke rumah dan terlibat dalam pertempuran rumah tangga. Sudah cukup kesulitan dalam “pekerjaan yang berat dan membosankan sehari-hari” tanpa pergolakan di rumah untuk ditambahkan padanya. Baik suami maupun istri perlu peka terhadap masalah dukungan keluarga.


Kebutuhan dasar kelima suami adalah suami memerlukan kekaguman dan rasa hormat. Masalahnya adalah begitu banyak suami, melalui cara mereka bertindak dan cara mereka memperlakukan pasangan mereka, tidak layak mendapatkan kekaguman dan rasa hormat. Namun, itu tidak mengubah kenyataan bahwa mereka membutuhkan kedua hal itu. Suami dibangun dengan kebutuhan untuk mengetahui bahwa istri yang mereka sayangi mengagumi dan menaruh hormat kepada mereka. Mereka juga memikul tanggung jawab untuk berperilaku dengan cara yang patut dikagumi dan dihormati.

 

Ingatlah bahwa Agape - kasih sejati bersifat memberi. Ketika kita berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan orang lain, kita mengekspresikan cinta dalam bentuknya yang paling sejati dan murni, cinta yang memberi tanpa meminta atau berharap kembali, cinta yang mencerminkan hati Allah sendiri.  

The Purpose and Power of Love and Marriage - Myles Munroe