Advertising






Advertising






“Jika masalahmu ada jalan keluarnya… kenapa harus kuatir soal itu?  Dan jika masalahmu tidak punya jalan keluar… buat apa juga musti kuatir? – Peribahasa Cina

“Kuatir itu seperti kursi goyang; itu memberikan mu sesuatu untuk dikerjakan, tapi tidak membawamu kemana-mana” - Van Wilder



“Percayalah bahwa semua masalahmu bisa terselesaikan. Hal-hal hebat terjadi pada orang yang percaya. Jadi percayalah bahwa jawabannya akan datang. Maka jawabannya akan datang” – Norman Vincent Peale

Kenapa Kuatir sampai Jatuh Sakit karena Uang ?

 

 

Apakah kekuatiran bisa membuat orang jatuh sakit? Ya, itu bisa terjadi

"Ketakutan yang begitu dalam karena tidak mempunyai uang adalah penyebab utama sembilan dari sepuluh penyakit di negeri ini,” kata Dr. Irene Hickman Universitas California di Sacramento. “sebagai tambahan, ketakutan ini memperpanjang penyakit yang dimiliki orang dan membuat kondisi fisik pasien memburuk.”

 

Urusan uang sering membuat kita kuatir, bukan? Kuatir menyebabkan stress. Dan stress mengakibatkan sakit maag, tekanan darah tinggi, alergi, penyakit hati, penyakit pencernaan, sakit kepala dan masalah-masalah lain.

 

Beberapa penelitian tentang kanker bahkan menyebutkan bahwa stress bisa membuat orang rentan terhadap kanker. Telah ditemukan bahwa orang-orang yang terkena kanker adalah orang-orang yang memiliki kepribadian  berikut, gampang naik darah, sering menyimpan apapun di hati.

 

Mungkin uang adalah akar dari banyak masalah ketimbang hal lainnya. Uang mempengaruhi orang-orang makmur sama seperti orang-orang yang penghasilannya rendah. Dalam lingkungan kita yang ‘beli sekarang, bayar besok’, orang kaya pun kadang hidup di luar kemampuan mereka. Dan saat orang-orang lain kuatir karena mereka tidak bisa membayar untuk kebutuhan-kebutuhan dasar, orang yang lain kuatir karena mereka tidak bisa mengikuti gaya hidup orang terkaya di kota!

 

Bodohnya kekuatiran  

 

Kekuatiran tidak pernah memberikan kita apapun, kecuali penderitaan! Kekuatiran tidak dapat menyelesaikan masalah – tapi kekuatiran menambah masalah! tulis Charles H. Mayo :

 

"Kekuatiran mempengaruhi sirkulasi, kelenjar-kelenjar, seluruh sistem saraf. Saya belum pernah melihat orang yang meninggal karena terlalu lelah bekerja, tapi banyak yang meninggal karena kekuatiran.” (American Mercury).

 

Seorang wanita berada dalam kepanikan luar biasa dalam beberapa hari. Perusahaan furnitur mengancam akan mengambil seluruh furnitur miliknya jika dia tidak memberikan pembayaran segera. Tapi dia tidak mempunyai uang. Dia berdoa, tapi bukannya mempercayakan seluruh masalahnya kepada Tuhan, dia kuatir sampai akhirnya sakit.

 

Untungnya seorang teman kristennya mendengar tentang penderitaannya dan memberikan uang pinjaman gereja sebesar lima ratus dollar. Demikianlah Tuhan mencukupkan kebutuhannya dan dia bisa menyimpan furnitur nya. Tapi setelah itu dia terganggu oleh masalah-masalah tubuh.

 

Wanita itu marah ketika doktornya menanyakannya masalah-masalah hidupnya. “Apa hubungannya dengan sakit saya” katanya terheran heran. Tanpa diragukan lagi, keadaannya yang kuatir dan tegang adalah penyebab sakitnya.

 

Ketika orang cenderung kuatir, mereka selalu menemukan sesuatu untuk dikuatirkan. Mereka mungkin kehilangan pekerjaan mereka. Mereka mungkin kehilangan tabungan mereka akibat keadaan darurat ataupun penyakit. Dan pajak seringnya menganggu orang-orang kelas menengah – pajak federal, pajak Negara, pajak lokal, pajak penjualan!

 

Seseorang mungkin tergoda untuk berbuat curang dalam pembayaran pajak ke pemerintah karena dia merasa pemerintah tidak bertanggung jawab atas pemakaian uang pajak. Tapi dia jika kuatir mengenai hal ini, dia akan menderita masalah tubuh. Yesus Kristus mengajarkan murid-muridnya untuk menjadi jujur dalam segala hal dan membayar pajak mereka (lukas 20 : 25). Bahkan Yesus membayar pajak ke pemerintahan Roma yang korupsi (Matius 17 : 24 – 27). Melakukan apa yang baik membuat kita dapat mempercayai Tuhan untuk menolong kita, daripada kuatir.

 

Menghindari stress dan kuatir  

 

Satu cara untuk menghindari stress adalah dengan menghindari hutang. Seperti – memiliki rumah atau mobil – yang mungkin harus dibeli di waktu tertentu. Kebanyakan dari kita tidak bisa membelinya langsung. Sayangnya, untuk pembelian yang penting ini, kita sering tidak berakal sehat dan berhutang dengan pembayaran bulanan yang melewati kemampuan kita. Kita bisa membebaskan diri kita dari kuatir  jika pembayaran bulanan yang kita buat terjangkau. Selain itu, kita juga menghemat banyak uang dari jeratan bunga jika kita membayar secara cash.

 

Kita juga bisa menyadari kebenaran yang disampaikan oleh Dr. Paul E. Adolph:

"Kegelisahan dan kekuatiran mewakili gambaran ketakutan akan apa yang akan mereka hadapi di masa depan dan kadang akan keadaan yang dibayangkan akan datang mungkin tidak akan pernah datang. Ketakutan itu kadang terjadi ketika situasi masa depan  datang, dan tidak memiliki unsur-unsur renungan yang bisa diantisipasi”

 

Tapi hal kekuatiran karena uang bisa kita hindari dengan membawa segala masalah kepada Tuhan dalam doa dan meninggalkan semuanya itu padaNya.  (Filipi 4 : 6 – 8). Kita bisa bebas dari segala kekuatiran dengan menyerahkan segala sesuatu kepada Tuhan (1 Petrus 5 : 7). Jika kamu melakukannya maka, “damai sejahtera Allah, yang melampui segala hal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus “ (Filipi 4 : 7).

 

Saya mengenal sesorang yang tahu bahwa dia dipanggil untuk melayani secara full time, tapi dia mempunyai istri dan tiga orang anak. Dalam aplikasi sekolah Alkitab dimana dia harus menuliskan bantuan atau hal-hal yang dia punya, dia menulis Filipi 4 : 19 ? dimana Paulus berkata, “Allahku akan mencukupi segala kebutuhanmu menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus.”

 

Apakah ada keamanan yang lebih aman dibandingkan dengan ayat alkitab ini? Pria itu tidak punya visi bantuan yang bisa dia dapat, tapi dia mempunyai Seseorang yang akan mencukupkan semuanya! Dan saya mengenal banyak lagi orang Kristen yang bergantung sepenuhnya pada Tuhan mencukupkan kebutuhan mereka. Bahkan, saya bertindak dengan iman dan melayani Tuhan sebagai penulis full time, saya percaya bahwa Ia akan mencukupkan segala kebutuhan saya dan anak perempuan saya !

 

Tentu saja, beberapa masalah uang muncul karena kegagalan menghargai Tuhan dalam penyusunan anggaran. Beberapa orang Kristen melewatkan Amsal 3 : 9 -10, yang mengatakan, “Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya”. Pantas saja banyak orang mengalami masalah keuangan!

 

Ketika kita melayani Tuhan dengan perpuluhan dan persembahan kita, sangatlah menakjubkan melihat pendapatan kita sepertinya semua kebutuhan kita tercukupi. Saya mengalami hal ini dalam hidup saya sendiri.

 

Kenapa kuatir sampai jatuh sakit karena uang? Berhentilah kuatir dan percayailah Tuhan. Daripada mengembangkan penyakit maag, sakit kepala dan masalah-masalah lain, pujilah Tuhan karena janjiNya, bahwa Ia akan mencukupkan segala kebutuhan kita – dan bayangkan uang yang akan kamu simpan karena tidak perlu pengobatan medis!

 

Ditulis oleh Dr. Muriel Larson 

Diterjemahkan dari : http://www.thoughts-about-god.com/reflecting/ml_worry.html