Melindungi Anak Anda dari Obesitas

Advertising






Advertising






“Anak-anak tidak akan mengingatmu karena benda-benda material yang kau sediakan, mereka akan mengingatmu karena perasaan yang mereka rasakan bahwa kau mengasihi mereka” – Richard L. Evans

“Mencintai seorang anak tidak berarti menyerah pada seluruh keinginannya; mencintai anak berarti mengeluarkan yang terbaik dari dirinya, mengajarnya untuk mencintai hal-hal yang sulit” – Nadia Boulanger

“Jangan membuat anak-anakmu cacat dengan cara mempermudah hidup mereka” – Robert A.Heinlein

Melindungi Anak Anda dari Obesitas

 

Anak-anak yang kelebihan berat badan umumnya sering tumbuh menjadi orang dewasa yang kelebihan berat badan juga. Di Inggris sendiri, satu dari antara empat anak kelebihan berat badan dan 7 persen diklasifikasikan sebagai obesitas. Itu berarti kurang lebih 2,4 juta anak-anak yang kelebihan berat badan dan obesitas. Jadi apa yang bisa anda lakukan supaya anak anda tidak masuk dalam kategori tersebut.

 

Ukuran porsi makan

Jikalau kamu berpikir bahwa porsi makanan sekarang ini lebih besar daripada porsi makanan beberapa tahun yang lalu, anda benar! Piring makan sekarang diameternya lebih besar 2 inchi dibanding piring makan 20 tahun yang lalu. Penelitian menunjukkan bahwa berapa banyak makanan yang akan dimakan seorang anak tergantung dari berapa banyak yang disediakan di piring, jadi berikan ukuran porsi makanan yang seimbang. Anjurkan anak anda untuk makan sesuap dan kunyah makanan hingga cukup lumat untuk ditelan. Lebih baik lagi, biarkan anak-anak untuk menyiapkan makanan untuk dirinya sendiri dan ajarkan untuk mengambil untuk porsi single di piring mereka.  

 

Perjalanan di mobil

Kadang orangtua supaya membuat anak mereka tenang dalam perjalanan dengan menggunakan kendaraan, sering memberikan makanan ringan dan minuman. Sayangnya, memberikan makanan pada anak-anak supaya mereka tenang, mengajarkan pada mereka untuk makan walaupun mereka tidak lapar. Bagaimana jika dalam perjalanan, nyalakan CD lagu anak-anak dan bernyanyilah bersama, atau bermain game. Jika mereka harus makan dan minum menjelang waktunya makan, berikanlah yang sederhana, misalnya wortel, stik roti, apel, atau air.

 

Makan di luar

Waktu bersenang-senang – Keluarga makan di luar. Ini tidak berarti bahwa anak-anak harus makan dengan menu yang sama dengan orangtua. Pilihlah ‘menu anak-anak’ yang seringkali banyak ditawarkan di restoran. Anak-anak sekarang sering minum coke, yang dianggap standard, padahal 1 botol coke yang berisi 12 once air mengandung 200 kalori dan 12 sendok gula!

 

Makan makanan yang salah di acara-acara khusus

Pesta besar biasanya memberikan makanan yang mengandung gula yang berlebihan : ice cream, coklat, coke, pudding, cake. Kita bukannya ingin menghindari pesta, tapi apakah anak-anak membutuhkan lebih dari satu ‘traktiran’ dalam satu kali makan? Jika akan makan diluar, ajarkanlah anak untuk hanya mendapat satu ‘traktiran’ khusus saja. Tidak ada perbantahan! Saat Paskah atau Natal, mereka hanya bisa makan satu coklat saja.  

 

Ice cream hanya bisa disebut ice cream jika dilengkapi ‘Dairy Ice Cream’ alias susu ice cream. Tidak ada  sayuran diperbolehkan ada di ice cream. Contohnya ice cream rasa Vanilla Tesco yang harganya sekitar Rp. 15.000 untuk ukuran 2 liter, yang biasanya dibeli untuk pesta ulang tahun. Ice cream ini dibuat dari larutan laktosa, gula, minyak sayuran hydrogenated, dextrose, guar gum, perasa dan pewarna. Tidak ada cream atau Vanilla cream didalamnya, tapi kandungan lemaknya sangat tinggi.

 

Makan di depan TV

Penelitian menunjukkan bahwa 50 persen anak-anak makan didepan TV. Mereka tidak pernah memperhatikan apa yang mereka makan dan berapa banyak, dan mereka tidak pernah bereaksi terhadap sinyal-sinyal lapar dari tubuhnya. Penelitian juga menunjukkan anak-anak yang makan di meja makan dengan orangtua mereka akan memakan makanan yang lebih sehat dan mengkonsumsi sedikit lemak. Makan malam keluarga bisa jadi hanya satu-satunya saat dimana keluarga bisa bersama-sama,  hargailah waktu itu !

 

Makan Makanan Ringan yang Mengandung GI

Apakah itu itu Gylemic Index (GI)? ini adalah pengukuran berapa besar kenaikan gula dalam darah setelah mengkonsumsi karbohidrat dari berbagai sumber makanan. Misalnya, wortel dan kentang, mempuyai GI yang sama dengan gula putih dan roti putih (kurang lebih 70), tapi wortel hanya mempunyai 195 kalori/pound sedangkan gula memiliki 1250 kalori/pound. Jadi bagaimana melihat nilai GI ini? Yang dihitung adalah nilai GI nya bukan kalori. Ukuran GI bervariasi  antara 0 – 100, semakin tinggi angkanya, semakin cepat kenaikan gula darah. Makanan dengan nilai GI yang rendah akan melepaskan gula secara perlahan dalam darah sehingga tubuh merasa cukup dengan energi dan memberikan kita rasa kenyang yang cukup lama.  Ini akan membantu kita mengurangi makan makanan ringan.

 

Makan makanan ringan kadang penting untuk anak, apalagi jika anak anda lapar. Tapi daripada memberikan makanan dengan nilai GI yang tinggi seperti bagel (72), cracker (80 – 95), yang akhirnya menyebabkan anak-anak memakan lebih banyak makanan ringan, cobalah menjadi pintar dan mengkombinasikannya dengan makanan yang rendah nilai GI nya.

 

Makanan ringan bisa menjadi situasi yang sulit, tidak ada yang salah dengan makan makanan ringan, asalkan anda hanya memberikan makanan ringan yang sehat.

Dan akhirnya….

 

Aktivitas fisik  

Anak-anak haruslah aktif secara fisik setiap harinya. Setidaknya satu jam setiap hari. Jika anakmu tidak pernah berjalan, naik sepeda, menari, bermain bola, bermain basket, berenang atau setidaknya kegiatan fisik satu jam sehari, dikhawatirkan mereka tidak cukup mendapatkan kegiatan fisik. Menonton TV dan bermain depan komputer selama periode sebentar tidaklah apa-apa, tapi cobalah buat anak anda seaktif mungkin.

 

Diterjemahkan dari Supernanny.co.uk http://www.supernanny.co.uk/Advice/-/Food-and-Nutrition/-/Eating-out-with-children/Protect-Your-Child-From-Obesity.aspx