Bagaimana Cara Mengatasi Anak Remaja Anda

Advertising





Advertising





“Kamu bisa belajar banyak hal dari anak-anak. Misalnya, berapa besar kesabaran yang kamu miliki” – Franklin P. Jones

 “Apapun jadinya anak kita  nanti, mereka tetap anak kita, dan yang paling penting dari segala sesuatu yang bisa kita berikan kepada mereka adalah kasih tak bersyarat. Bukan kasih yang tergantung pada sesuatu atau situasi melainkan kasih karena mereka adalah anak-anak kita” – Rosaleen Dickson

Bagaimana Mengatasi Anak Remaja Anda

 

Apa yang terjadi dengan malaikat kecil anda? Ketika tahun-tahun remaja yang menakutkan tiba, anda tiba-tiba dihadapkan dengan jawaban yang kasar, dusta dan kelakuan buruk – belum lagi musik dan gaya berpakaian yang baru. Ikutilah tips-tips disiplin berikut untuk anak-anak berumur 7 – 12 tahun.

 

-   Pendekatan lemah lembut adalah yang terbaik. Jangan bereaksi berlebihan atau memberikan perhatian yang berlebihan. Pikirkan apa yang diri anda sendiri contohkan ke mereka.

-    Ketika anda ingin menerapkan aturan, berikan alasan yang jelas kepada mereka, dan tetaplah tegas.

-    Konsekuensi yang alami biasanya berguna. Jika dia tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya, dia pasti akan mendapat masalah sendiri di sekolah.

    -    Berikan hadiah. Pelukan, pujian, jalan-jalan keluar, sewa DVD atau makan favorit mereka adalah cara-cara yang baik dan menunjukkan penghargaaan anda atas kelakuan baik mereka.

        Disiplin yang Positif sangatlah Penting

        Berikan perhatian yang paling banyak pada kebiasaan baik anak anda, dan biarkan kebisaan yang ‘sedikit kurang baik’ sebanyak mungkin. Juga sangatlah baik untuk mengurangi hukuman yang keras pada anak anda, dan hanya memberikan sanksi untuk kelakukan kurang baik yang serius.

         

        10 Nasihat terbaik untuk mendisiplinkan Remaja anda

         

        1. Mengertilah bahwa anak anda ingin menguji kemandiriannya. Menjawab dengan kasar atau ketidakpatuhan kadang menjadi jalan untuk menunjukkan hal ini, dan menunjukkan bahwa ia berpikir secara mandiri. Berikan sebanyak mungkin kebebasan yang bisa mereka lakukan, sekalipun ada resikonya – kadang anak-anak belajar dengan melakukan kesalahan.
        2. Bereaksi dengan cara mendengarkan – tanggapi apa yang dikatakan oleh mereka dan jangan berkomentar dengan pertimbanganmu sendiri.
        3. Berikan pujian yang spesifik, jelaskan dengan tepat untuk apa pujian diberikan.
        4. Aturan-aturan yang konsisten tetap dibutuhkan, tetapi sesekali tinjau kembali aturan dan ubah aturan tersebut sesuai dengan pertumbuhan anak anda.
        5. Jangan memberikan banyak perintah – ini bisa memberatkan anak-anak. Jelaskan mengapa beberapa hal harus dilakukan, tapi dengarkan pendapat mereka. Jika anda harus membatalkan aturan, jelaskan bahwa sampai mereka dewasa, ada beberapa keputusan yang harus anda ambil untuk mereka.
        6. Tenanglah dan hindarilah pertentangan pendapat sebanyak mungkin.
        7. Jangan terlalu banyak memberi kritik – jika anda mengkritik, kritiklah perbuatannya, bukan anak anda.
        8. Komunikasi yang baik di segala umur adalah keahlian orangtua yang penting. Anak-anak ingin dimengerti  perasaannya dan ingin didengar pendapatnya – ini akan menolong membangun kepercayaan diri anak.
        9. Cobalah hindari perkataan kasar, menyalahkan atau merendahkan.
        10. Ingatlah, anak-anak pada umur ini belajar dari contoh yang mereka lihat – mereka biasanya meniru apa yang orangtua mereka lakukan. Cara terbaik supaya anak-anakmu melakukan apa yang kamu inginkan adalah dengan menjadi contohnya, bukan memerintahkan mereka melakukannya.

          Diterjemahkan dari Supernanny.co.uk

          http://www.supernanny.co.uk/Advice/-/Parenting-Skills/-/Discipline-and-Reward/Discipline-Tips-for-the-Tween-Years.aspx