“Bukan manusia yang hanya mempunyai sedikit yang miskin, tapi manusia yang tidak pernah puas dan selalu menginginkan lebih” – Seneca

“Pertama adalah orang, kemudian uang, kemudian barang-barang” – Suze Orman

“Sebelum kamu berbicara, dengarkanlah. Sebelum kamu menulis, berpikirlah. Sebelum kamu menghabiskan, perolehlah. Sebelum kamu berinvestasi, selidikilah. Sebelum kamu mengkritik, menunggulah.Sebelum kamu berdoa, ampunilah. Sebelum kamu menyerah, cobalah. Sebelum kamu pensiun, menabunglah. Sebelum kamu mati, memberilah”– Willaim Ward

"Berhenti dan Berpikir" Sebelum Belanja

 

Dalam satu episode 'Til Debt Do Us Part' (Sampai Hutang Memisahkan Kita), saya bertemu dengan dua saudari yang bermasalah dengan uang mereka. Saya memberikan dompet kepada mereka, yang didalamnya ada tulisan, "apakah kamu punya uang untuk membayar belanjaanmu?" dan juga tulisan "kamu berhutan $$$, kamu tidak punya cukup uang untuk berbelanja."

 

Pengalaman itu akan terus mengingatkan mereka pada kenyataan : keuangan mereka tidak mencukupi untuk mereka berbelanja seenaknya. Setiap kali mereka membuka dompet mereka, mereka akan selalu ingat realitas keuangan mereka.

 

Sangatlah mudah untuk membuat dompet seperti itu. Carilah dompet yang bisa dilipat dan buatlah tulisan seperti itu. Taruh tulisan tersebut di bagian dompet yang jelas terlihat, jadi begitu kamu membukanya, kamu bisa membaca tulisannya. Dan selalu ingatkan dirimu kenapa kamu tidak bisa berbelanja seenaknya.

Dan jika tidak terlalu susah, masukkan kartu kredit mu kedalam plastik atau pelapis bening ataupun juga dalam amplop kecil putih. Didalam plastik, kamu bisa masukkan kertas, atau tulis diatasnya. Buat tulisan seperti ini di kertas atau plastik  tersebut :

  1. Apakah kamu punya uang tunai sehingga bisa membayar tagihan belanja ini secara full ?
  2. Kamu sudah punya utang Rp…………. di kartu ini
  3. Apakah ini ‘kebutuhan’ atau ‘keinginan’ ?

 

Pesan ini sukses, jika sebelum berbelanja kamu berhenti dan berpikir tentang pesan di kartu kredit tersebut. Buatlah pesan-pesan berikut ini juga untuk mengingatkan kamu pada tujuanmu :

  1. Kamu sedang berusaha menabung Rp.5.000.000,- untuk liburan. Apalah pembelian ini dapat menolongmu untuk mencapai tujuanmu tersebut?
  2. Kamu sedang mengisi ‘dana darurat’ kamu. Kamu bisa menghabiskan uangmu itu atau kamu bisa mencapai target kamu dengan punya uang Rp.2.000.000,- di bank! Apa pilihanmu?
  3. Kamu ingin bebas dari hutang dalam waktu 9 bulan. Apakah belanja ini akan menolongmu mencapai targetmu?

 

Kamu juga bisa membuat pesan di pelapis/plastik kartu kredit itu untuk mengingatkanmu akan pencapaianmu. Misalnya kamu ingin mempunyai dana darurat di bank sebanyak Rp. 5.000.000,-. Kamu bisa menulis target tersebut di kertas pelapis credit card itu. Dan tiap kali kamu tidak memakai kartumu  dan menggunakan uangmu untuk ditaruh di bank, kamu bisa menulis jumlahnya di kertas itu, jumlahnya ditambahkan tiap kali kamu melakukannya.


Pilihlah cara yang kamu anggap paling jitu untuk mengingatkan dirimu sendiri. Jikalau kamu butuh lebih dari sekedar kata-kata, taruhlah foto yang mengingatkan kamu akan apa yang kamu ingin capai : foto rumah jika kamu ingin mengumpulkan uang muka untuk pembelian rumah, foto pantai jika kamu mengumpulkan uang untuk liburan, foto anak-anakmu jika kamu ingin menabung untuk biaya sekolah mereka.

 

Apakah kamu mengenal seseorang yang senang berbelanja dan tidak bisa memegang uang tunai? mungkin kamu bisa memberikan pelapis/plastik kartu kredit dengan tulisan-tulisan tersebut padanya. Buatlah pertandingan dengan temanmu itu, lihatlah siapa yang paling sukses mencapai target dan berhenti belanja seenaknya.

 

Gail Vaz Oxlade

Stop and Think Shopping - www.gailvazoxlade.com